Dalam banyak proyek website, yang paling sering membuat jadwal mundur bukan pengerjaan teknis, melainkan materi yang belum siap. Siapkan daftar berikut sebelum mulai, dan website Anda bisa online jauh lebih cepat.

1. Identitas brand

  • Logo dalam format SVG atau PNG beresolusi tinggi, versi terang dan gelap bila ada.
  • Warna brand (kode hex) dan font yang biasa dipakai.
  • Favicon, atau cukup logo berbentuk persegi.

2. Profil perusahaan

  • Ringkasan satu paragraf tentang apa yang Anda kerjakan dan untuk siapa.
  • Sejarah singkat, visi dan misi bila ingin ditampilkan.
  • Nilai atau keunggulan yang membedakan Anda dari pesaing.

3. Layanan atau produk

Untuk setiap layanan atau produk:

  • Nama dan satu kalimat penjelasan.
  • Masalah apa yang diselesaikan dan untuk siapa.
  • Fitur atau cakupan utama.
  • Foto, brosur PDF, atau tautan pendukung.

4. Bukti dan kepercayaan

  • Daftar klien atau mitra yang boleh disebutkan, beserta logonya.
  • Testimoni dengan nama dan jabatan, dengan izin dari yang bersangkutan.
  • Sertifikasi, penghargaan, atau liputan media.

Jangan mengarang bagian ini. Testimoni yang jelas asalnya jauh lebih meyakinkan daripada banyak testimoni tanpa nama.

5. Foto

Foto asli tim, kantor, atau produk hampir selalu lebih baik daripada foto stok. Bila belum ada, website tetap bisa dimulai dengan ilustrasi dan diganti belakangan.

6. Kontak

  • Email, nomor telepon, dan WhatsApp yang aktif dipantau.
  • Alamat kantor dan jam operasional.
  • Akun media sosial yang ingin ditautkan.
  • Email tujuan untuk notifikasi formulir kontak.

7. Akses teknis

  • Akses atau nama penyedia domain Anda, atau rencana nama domain baru.
  • Akun Google Analytics dan Search Console bila sudah ada.

Tidak harus lengkap untuk mulai

Materi tidak perlu sempurna sebelum konsultasi. Di Zsite, semua konten bisa diganti sendiri dari panel admin kapan saja, sehingga website bisa online lebih dulu dan diperkaya sambil berjalan. Mulai konsultasi gratis.